Roma - Empat tahun berlalu skandal Calciopoli belum benar-benar tuntas. Menyusul ditemukannya bukti baru, otoritas sepakbola Italia (FIGC) secara resmi membuka kembali kasus tersebut.Dibukanya kembali skandal yang mengguncang sepakbola Italia di tahun 2006 itu diungkapkan langsung oleh FIGC. Dalam beberapa pekan ke belakang, Calciopoli memang kembali jadi isu panas, dengan Inter Milan disebut-sebut sebagai klub yang lolos dari hukuman empat tahun lalu.
Terbukanya kembali skandal yang mencoreng sepakbola Italia itu bermula dari Luciano Moggi yang mengaku memiliki rekaman pembicaraan telepon antara Massimo Moratti dan Adriano Galliani dengan Paolo Bergamo. Bergamo saat itu adalah orang yang betugas menentukan wasit di Seri A.
Seperti diberitakan sebelumnya, Moggi akan menggunakan total sebanyak 75 rekaman pembicaraan telepon yang dia miliki dalam persidangan di Naples. Sebagian dari rekaman tersebut sempat dimuat di beberapa media cetak Italia.
"Dalam beberapa hari ke depan, penuntut Stefano Palazzi akan secara formal mengirim permintaan pada Ketua Pengadilan Naples, Teresa Casoria, untuk memulai penyelidikan terkait serangkaian rekaman pembicaraan telepon yang dimiliki," demikian pernyataan resmi FIGC seperti dikutip dari Football Italia.
Dibukanya kembali penyelidikan skandal Calciopoli ini disebut-sebut akan membuat Inter dan AC Milan gerah karena keduanya belakangan paling sering disebut Moggi. Khusus Nerazzurri, empat tahun lalu mereka sama sekali bebas dari sanksi. Inter bahkan dapat limpahan Scudetto kepunyaan Juventus, yang dapat sanksi paling berat dengan terdegradasi ke Seri B.
Bagaimana kelanjutan skandal ini menarik untuk ditunggu. Siapa nama-nama baru yang terlibat dan nantinya diputuskan bersalah oleh pengadilan bisa jadi bakal menghadirkan kehebohan yang sama seperti empat tahun lalu.
detiksport








.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar