MILAN — Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, menilai Serie-A aneh karena masih ada tebang pilih dalam penerapan aturan. Sementara ia diskorsing tiga pertandingan akibat menyilangkan tangan kapten AS Roma, Fransesco Totti, yang mengarahkan jempol tangan ke bawah cuma dikenai denda 20.000 euro.Aksi Mourinho menyilangkan tangan di depan mukanya terjadi saat timnya melawan Sampdoria di panggung Serie-A, Februari lalu. Pengelola Serie-A, Lega Calcio, menilai aksi Mourinho merupakan bentuk protes yang provokatif sehingga ia diskors tiga pertandingan.
Akhir pekan lalu, dalam derbi Roma, Totti juga menampilkan bahasa tubuh, yang menurut Mourinho juga provokatif. Selain itu, pemain Lazio, Radu, yang sempat bersikap emosional tetapi luput dan pantas diusir, tak juga mendapat sanksi skorsing.
Mourinho kemudian mengatakan soal adanya konspirasi menentang Inter. Menurutnya, Radu tak dihukum supaya Lazio bisa tampil dengan skuad penuh saat menghadapi Inter di panggung Serie-A, 2 Mei mendatang.
"Semua hal soal skorsing ini memang luar biasa. Radu tak mendapat larangan dua kali tampil karena ia harus bermain melawan Inter dua pekan lagi," ujar Mourinho.
"Ini tak bisa diterima dan seluruh dunia melihatnya. Terutama mempertimbangkan insiden tangan silang Mourinho, yang berujung skorsing tiga pertandingan," timpal kapten Inter, Javier Zanetti.
Sementara itu, Presiden Komite Olimpiade Italia (CONI) Gianni Petrucci membantah tuduhan Mourinho soal adanya konspirasi menjatuhkan Inter.
"Ketika ada sistem hukum olahraga yang mengambil tindakan secara mandiri, terlalu mudah bagi yang lain mengatakan mereka terlalu lemah atau terlalu keras menanggapi sebuah insiden. Namun, keputusan dibuat oleh mereka yang harus membuatnya," tegas Petrucci.
kompas








.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar